Wahai Amirul Mukminin, bukankah anak juga punya hak atas orang tuanya?" "Benar, haknya adalah memilihkan ibu yang baik, memberi nama yang bagus, dan mengajarkan Al-Kitab (Al-Quran)." "Demi Allah, ayahku tidak memilihkan ibu yang baik. Ibuku adalah hamba sahaya jelek berkulit hitam yang dibelinya dari pasar seharga 400 dirham.
Nabishallallahu 'alaihi wa sallam berkata, "Aku telah menyangka bahwasanya tidak ada seorangpun yang mendahuluimu bertanya kepadaku tentang hadits ini, karena aku melihat semangatmu dalam mencari hadits. Orang yang paling berbahagia dengan syafa'atku pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan Laa ilaah ilallaah ikhlash dari hatinya" (HR Al
UstadzAdi Hidayat mengingatkan, ketika sedang beribadah jangan hanya berfokus kepada diri sendiri melainkan juga mendoakan satu keluarga masuk surga.
Orangyang terkena penyakit ujub akan memandang remeh dosa-dosa yang dilakukannya dan mengang-gapnya bagai angin lalu. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah mengabarkan kepada kita dalam sebuah hadits: "Orang yang jahat akan melihat dosa-dosanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya, dengan santai dapat diusirnya hanya dengan mengibaskan tangan.
NabiMuhammad SAW menjawab, 'Di neraka.' Ketika orang itu berpaling untuk pergi, Nabi Muhammad SAW memanggilnya lalu berkata, 'Sungguh, ayahku dan ayahmu berada di dalam neraka,'" (HR Muslim). Sementara hadits riwayat Abu Hurairah RA menyebutkan sebagai berikut. زَارَ النّبِيّ صلى الله عليه وسلم قَبْرَ أُمّهِ. فَبَكَىَ وَأَبْكَىَ مَنْ حَوْلَهُ.
SebagaiKhalifah pada masa itu beliau memandang perlu untuk membukukan hadis. Karena ia meyadari bahwa para perawi hadis makin lama semakin banyak yang meninggal. maka dia akan mendapatkan tempat duduknya dari api neraka". Hadits ini telah diriwayatkan lebih dari 70 orang shahabat, dan diantara mereka termasuk 10 orang yang dijamin masuk
xR4Hed. Masuk surga, tentu menjadi impian kita, bukan? Ya, kita ketahui bahwasanya surga merupakan tempat yang paling indah sepanjang masa. Tak ada yang bisa menandingi keindahannya. Bahkan, dunia pun tidak ada apa-apanya dibandingkan saja, masuk ke dalam surga itu tidaklah mudah. Kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk tetap selalu berada dalam jalan kebenaran. Al-Quran dan sunnah-lah penuntun jalan Anda, ternyata orang yang sudah berada di jalan kebenaran pun, bisa jadi tidak bisa masuk surga. Seperti halnya yang dirasakan oleh beberapa orangtua. Dimana mereka yang awalnya masuk surga, tidak jadi karena anaknya. Memang, apa ya sebabnya?Orangtua yang shaleh dan telah divonis akan masuk ke dalam surga bisa batal memasukinya dan justru terjerumus ke dalam neraka adalah orangtua yang melihat anaknya berbuat maksiat namun ia tidak melarang perbuatan tersebut.“Telah dikabarkan kepada kami bahwa seorang anak akan tergantung di leher ayahnya pada hari kiamat nanti. Lalu dia berkata, Wahai Rabbku, ambillah hakku dari orang yang menzhalimiku ini!’ Sang ayah berkata, Bagaimana aku menzhalimimu, sedangkan aku telah memberimu makan dan pakaian?’ Sang anak berkata, Benar, engkau telah memberiku makan dan pakaian, tetapi engkau melihatku melakukan maksiat dan engkau tidak melarangku’,” Dikutip dari Majalah Az-Zahur, Sya’ban 1420 H.Di dalam Al-Quran, Allah Ta’ala telah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka,” QS. At-Tahriim 66.Mengenai tafsir dari ayat di atas, Qatadah berkata, “Perintahkan mereka untuk taat kepada Allah dan laranglah mereka dari perbuatan maksiat kepada-Nya. Bantulah mereka untuk mengerjakan perintah Allah. Apabila kamu melihat mereka melakukan kemaksiatan, maka tegurlah!” Ibnu Jarir juga berkata, “Kita wajib untuk mengajarkan anak-anak kita tentang agama Islam, kebaikan dan adab!” Sedangkan Ibnu Umar berkata, “Didiklah anakmu, karena kelak kamu akan ditanya tentang pendidikan dan pengajaran seperti apa yang telah kamu berikan kepada anakmu. Anakmu juga akan ditanya tentang bagaimana dia berbakti dan berlaku taat kepadamu.”Dari tafsir yang sudah dijelaskan oleh para mufassir di atas, jelaslah bahwa Allah Ta’ala memberikan perintah tegas kepada para muslim untuk senantiasa menjaga keluarganya dari siksaan api neraka. Caranya adalah dengan memperhatikan pendidikan agamanya serta memantau setiap perbuatan yang dilakukannya. Hal tersebut merupakan sebuah kewajiban yang apabila tidak dipatuhi maka konsekuensinya akan diterima di akhirat senada juga dapat difahami dari hadis shahih yang berbunyi, “Seorang laki-laki adalah pemimpin dalam keluarganya, dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya,” HR. Bukhari dan Muslim.Dari hadis di atas mengisyaratkan bahwa apabila ada orangtua yang mendidik anaknya dengan tidak baik, maka ia akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatan yang dilakukannya di dunia tersebut saat hari kiamat kelak.
Orang tua dan anak-anaknya, Sumber PexelsAnak merupakan anugerah yang diberikan oleh Allah SWT. Namun, berkah tersebut disertai dengan tanggung jawab yang sangat besar. Sebab, orang tua harus memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mendidik anak agar tumbuh menjadi pribadi yang baik, pintar, dan taat buku Anak adalah Anugerah oleh Saat Sulaiman, dijelaskan bahwa akan ada berbagai masalah apabila orang tua tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup. Konsekuensi yang akan dihadapi jika anak tidak dididik dengan baik tak hanya dirasakan oleh keluarga atau anak itu sendiri, melainkan masyarakat secara anak yang tidak didik dengan baik banyak yang akhirnya terjerumus dalam perilaku tercela seperti seks bebas, narkoba, aksi kejahatan, dan lainnya. Itu sebabnya mendidik anak dengan benar sangat satu sumber ilmu bagi orang tua dalam mendidik anaknya bisa didapatkan melalui Hadits Rasulullah SAW. Berikut ulasan lengkapnya untuk menjadi pedoman para orang tua dan anaknya, Sumber PexelsKumpulan Hadits tentang Mendidik AnakBerikut adalah kumpulan hadits tentang mendidik anak yang dikutip dari buku 1100 Hadits Terpilih oleh Muhammad Faiz AlmathBerikan Anak Kasih Sayang“Cintailah anak-anak dan kasih sayangilah mereka. Bila menjanjikan sesuatu kepada mereka tepatilah. Sesungguhnya yang mereka ketahui hanya kamulah yang memberi mereka rezeki.” HR At-ThabraniOrang Tua Harus Bersikap Adil Kepada Anak“Bertaqwalah kepada Allah dan berlakulah adil terhadap anak-anakmu.” HR. Al Bukhari dan MuslimKeutamaan Mendidik Anak Perempuan dengan Baik“Barangsiapa yang mempunyai dua anak perempuan dan diasuh dengan baik maka mereka akan menyebabkannya masuk surga.” HR. Al BukhariPemberian Kepada Anak Harus Sama Rata“Sama ratakan pemberianmu kepada anak-anakmu. Jika aku akan mengutamakan yang satu terhadap yang lain tentu aku akan mengutamakan pemberian kepada yang perempuan.” HR. At-ThabraniOrang Tua Harus Menyuruh Anak Sholat“Suruhlah anak-anakmu shalat bila berumur tujuh tahun dan gunakan pukulan jika mereka sudah berumur sepuluh tahun dan pisahlah tempat tidur mereka putera-puteri." HR. Abu DawudOrang yang Tidak Mendidik Anak Dengan Baik akan Masuk Neraka“Ada tiga jenis orang yang diharamkan Allah masuk surga, yaitu pemabuk berat, pendurhaka terhadap kedua orang tua, dan orang yang merelakan kejahatan berlaku dalam keluarga merelakan isteri atau anak perempuannya berbuat serong.” HR. Annasai dan Ahmad“Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama daripada pendidikan tata krama yang baik.” HR. At-Tirmidzi
hadits orang tua masuk neraka karena anaknya